"MENULISLAH YANG IKHLAS, AGAR ILMUMU TERWARIS, AGAR MATIMU TAK MEMBAWA TANGIS, AGAR MASA DEPANMU TAK MIRIS, KARENA KISAH HIDUPMU SUDAH BERJALAN MANIS" ~FROM KUPER TO SUPER~

Jadilah pribadi yang rendah hati, jangan sombong,jangan dengki karena hidup hanya sekali harus berarti

Motivasi

Kita sering dihantui rasa takut, sesungguhnya ketakutan itu yang akan menghambat diri kita untuk menjadi manusia pemberani dalam menghadapi hidup. Ingatlah ada Allah yang akan selalu memberikan pertolongan-Nya

Motivasi

Jangan sia-siakan masa mudamu, karena disitulah waktu untuk mempersiapkan masa tuamu.

Motivasi

Bekerja, berjuanglah dan berdoa sertakan jiwa Ikhlas didalamnya. Yakinlah Allah Swt akan mengabulkan permohonanmu. Dia yang akan memberikan kepantasan untukmu.

Motivasi

Syukurilah segala nikmatNya, siapa yang pandai bersyukur maka akan ditambah nikmatNya

Minggu, 14 Desember 2014

HARAM KELILING DUNIA

 
 
    Judul        :  HARAM KELILING DUNIA
    Penulis     : Nur Febriani Wardi
    Penerbit    : Gramedia
    ISBN        : 978-979-22-9211-4
    Hal        : xx + 296
    Harga        : Rp. 58.000,-

Jalan-jalan keliling dunia, siapapun memimpikannya. Seperti halnya Nur Febriani Wardi, diawali cerita saat uang warisan dari orangtuanya rela dipakai untuk pergi Haji diusia yang masih sangat muda, 22 tahun. Dan berpijak dari pengalaman pertama ke Tanah Haram, Tanah suci inilah berlembar-lembar doa yang dia panjatkan mengantarkan impiannya keliling dunia. Berkiprah sosial dalam kegiatan kemanusiaan, mengantarkannya mendapatkan beasiswa kuliah di Belanda membawa penulis berpetualang ke Eropa.

Gelar master dari luar negri, menjejakkan kaki di Arab Saudi, Malaysia serta 13 Negara lainnya. Menjelajahi bumi Allah, mengagumi keindahan dengan beragam budaya, mengekplorasi hal-hal baru di negara-negara yang dikunjungi, membuat dia semakin mengagumi kebesaran-Nya. Menjadi renungannya semua berawal dari Masjidil Haram.

Jiwa sosialnya yang tinggi, nekat menjadi relawan di Kapal Kemanusiaan Henry Dunant karena harus cuti kuliah sementara waktu. Melayani lansia tanpa bayaran, berbagi kebahagiaan membuat kagum relawan yang rata-rata sudah beruban (baca:tua). Dibawah bimbingan sang mentor yang sangat baik, menambah pengalaman yang sangat menyentuh, sekaligus memberi pengayaan spiritual. (hal 42)

Dikisahkan oleh Nur Febriani masalah jalan-jalan, mesti pintar-pintar membagi waktu supaya bisa traveling meskipun kuliah tak ada liburnya. Belajar,ujian,essay, belajar, ujian, essay, begitu terus hingga tiba waktunya tesis. Tapi ini kelamaan karena harus menunggu sampai bulan Juli. Saat weekend, saat kabur ke Negara yang dekat Belgia, Jerman. Tapi untuk ke Spayol atau Italia misalnya, bagaimana Nur Febri menyiasatinya? . Teman setianya Yecong, atau Kak Odah (teman malaysia yang saat bertemu Haji th 2006), terkadang ikut agent traveling dia berkeliling negri impiannya.

Menginjakkan kaki berpetualang di kota yang diimpikan London. Melihat bus merah dua tingkat, mengingatkan impiannya dengan iklan snack Double Decker. Saat “terjebak harus membayar mahal” di sebuah restoran di Paris. Menjelajahi pulau Corfu di Yunani, nyasar ke masjid Ahmadiyah yang bikin jantungan di Inggris.

Cerita tour ke Berlin serta partynya hanya berdua dengan Sanjay cowok India yang bikin dia kesengsem. Serunya bermain ice walking, mencoba peralatan ski hingga jatuh bangun menjadi peralatan yang asyik, menikmati  hujan salju di Belgia dan masih banyak kisah serunya di Italia, Turki dan lainnya bikin ngiler untuk dibaca.

Buku ini rasanya tidak ada kekurangannya, karena dikemas oleh penulis dengan sangat menarik, bikin senyum-senyum bahkan bisa terpingkal-pingkal, gokil dan smart. Berbagi banyak tips-tips traveling dari pengalamannya  hingga bagaimana mengatasi saat uang cekak. Ilustrasi dalam ceritanya, bisa mengajak pembaca serasa ikut berpetualang bersamanya. Kisah bahagia dan dukanya dia bagi termasuk saat sakit jauh di negri orang, recomended banget untuk dibaca.

Senin, 08 Desember 2014

DERIN, BERBAGI CERITA

Google

Ini salah satu cerita dari Member ODOJ, yang merasakan keajaiban saat dia menghadapi ujian mata kuliah tanpa persiapan yang matang karena sakit. Hasbunallah wa ni'mal wakil ni'mal maula wa ni'mal nassir.


Demi Dzat yang Maha Penggenggam Kehidupan.. kemudahan demi kemudahan Allah senantiasa berikan sebagai wujud kasih sayang-Nya.

Kamis yang lalu, Derin dihadapkan dengan ujian satu mata kuliah yg sama sekali derin belum belajar sebelumnya...  belajar pada malam hari itu tak bisa karena penyakit derin kambuh buh buh..

Sakit.. sangaaat sakit terasa..
Tapi luar biasanya.. Taukah mba mba...??? sakit itu seketika hilang, setelah baca jatah juz, dan derin mulai mendengar bacaan surah Arrahman dari mp3, kemudian membacanya dri Al Quran, dan mencoba murajaah..

SEKETIKA Sakit hebat itu hilaaaang..

Malam sudah cukup larut, terlelap lah derin dalam nikmatnya bercengkrama dengan Qur'an.

Ada yg terlewat, jadwal ujian besoknya. Derin blm belajar sungguh2, materi pun belum terjama semua.
BERUNTUNG, Jam 1 Allah bangunkan, Derin kaget dan panik karena belum belajar maksimal.lantas Derin sedikit belajar, setelah itu Qiyamullail.
Dan lanjut subuh.

Masih dalam kepanikan, karena paginya ujian sudah menanti..

Taukah mba..
Derin belum terbayang soal apa dan bagaimana mengerjakannya..
Was was..

Tapi luar biasanya Allah tenangkan pula.
Dan hanya bisa berharap, Allah yang membantu.
"Aku mohon ampun atas kelalaian dan ketidakmaksimalan proses belajarku rabb.. aku hanya mampu berharap padamu, detik ini mudahkan, lancarkan, engkau sudah tau soalnya Ya Allah.. semoga aku  bisa."

Waktu ujian tibaaaa...

Jeng jeng ... soalnya kriting .. tapi luarbiasanya... berasa tertuntun untuk mengerjakan ...

Selesai..

Dan derin berasa mimpi ngerjain soalnya.
Terus Derin bilang
"Ya Allah.. tadi aku bisa melewati ujian itu sungguh semata-mata Engkau yg menuntun, dan itu semata-mata rahmat karunia dan kasih sayang-Mu. Maka akan aku dapatkan hasilnya pun demikian."

Beberapa hari berlalu..
Mulai khawatir dengan nilai matkul itu, tadi penentuan yang ikut perbaikan atau tidak..

Dan taukah mba.. dari rasa takut, panik, pesimis itu..
Derin Alhamdulillah dapat nilai Ujian A!!!
A untuk matkul yg awalnya derin anggap tak mungkin.

Aaaaaaaa ...
Derin ingat.. ini semata-mata karena kasih sayang Allah.. sungguh....

Ada kekuatan supranatural yang kita tak mampu nembayangkannya...
ALLAH ALLAH ALLAH... yang maha memberi ketenangan, yang maha cerdas luar biasa...

Terimakasih untuk doanya hari itu yaaaa mba mba ku sayang...

Semoga cerita ini turut memberi semangat untuk semuanya.. hanya ingin berbagi
Hikmah, dan bukti KeMahaBesaran Allah..


Doakan semoga selalu istiqamah..

Semangaaaaaat semuaaaa 😄😄😄

Minggu, 07 Desember 2014

RUMAH SERIBU MALAIKAT




RUMAH SERIBU MALAIKAT

Judul Buku     : Rumah Seribu Malaikat
Pengarang      : Yuli Badawi & Hermawan Aksan
Penerbit         : Noura Books (PT Mizan Publika)
Tahun Terbit  : Mei 2012  (Cetakan I)
Harga            : Rp. 69.000,-
ISBN             : 978-602-9498-62-2
Tebal Hal      : viii +424 hal

      
Dari judulnya saja, buku ini sudah mengusik hati,  saat seorang kawan  merekomendasikan buku ini. Segera seaching di toko buku On line. Baru dibaca beberapa halaman,   diperjalanan  buku  hilang tak kusadari tertinggal ditas tenteng satunya, karena terburu-buru saat turun bis dan semakin membuat penasaran. Segera kucari lagi, lewat seorang teman yang ikut pameran buku Ikapi awal November 2014 di Senayan, kupesan padanya untuk berburu buku ini. Karena tetap menjadi daftar buku yang harus dibaca.

Dibuka dengan kisah, Yuli menemui Mak Atik seorang paraji (dukun beranak) dan memperlihatkan sosok bayi yang kurus, keriput, tulangnya menonjol dengan berat badan hanya dua kilogram. Wajahnya tirus karena kurang gizi. Sang ibu bayi kabur begitu saja, meninggalkannya beberapa jam setelah melahirkan, dengan alasan hendak membeli pakaian bayi. Naluri Yuli sebagai seorang ibu sangat tercabik,tak tega melihatnya. Sudah 5 bayi yang ditawarkan dia tolak, karena sang suami tidak mau istrinya yang sakit asma, akan semakin terganggu kondisi kesehatannya. Yuli berdoa semoga sepulang suaminya dari Haji, akan menerima bayi itu.

Walaupun sudah diamanahkan 4 orang anak yang lahir dari rahimnya, serta keadaan keluarga yang sederhana namun tetap Yuli dan Badawi sang suami, mengulurkan tangannya untuk menolong bayi-bayi mungil itu. Saat pertama kali yang dilakukannya menerima bayi itu, pasti dibawa ke dokter untuk dicek kesehatannya.

Hati Yuli dan Badawi begitu tulus, ikhlas serta mulia, tak ingin bayi-bayi mungil yang lahir didunia tanpa kasih sayang. Entah sengaja dibuang oleh ibunya, karena malu lahir diluar nikah ataupun  karena alasan ekonomi dia rawat, didik, dan disekolahkan. Sudah lebih dari 50 anak angkat yang mereka rawat.

Dengan keihklasan yang luar biasa, bersama suami tercinta sabar membesarkan mereka yang terlantar. Kasih sayang yang diberikan tidak dibedakan mana anak kandung atau anak angkat, semua mendapat perlakuan yang sama.
Seperti pesan Marsijah (ibu kandung Yuli di Madiun), “Kamu boleh merawat bayi itu, tapi harus adil. Harus diberi makanan dan susu yang sama dengan anakmu, juga diperiksa oleh dokter yang sama dengan dokter anakmu. Jangan dibedakan.” ( Hal 9).

Tak hanya bayi yang dia rawat, saat Jakarta dilanda korban banjir, dia menjadi gardu terdepan. Kepeduliannya sangat luar biasa, bahkan dia sendiri yang mengantarkan bantuan walaupun masih sakit. Pertolongan Allah selalu datang tepat saat dia memerlukan dana untuk biaya anak angkat dan keluarganya. Allah datangkan malaikat-malaikat penolongnya, bagaimana dia bisa membiayai anak-anak angkatnya yang pasti menguras kantongnya? Yang didapatkan keluarga ini tentang keikhlasan materi  justru membesarkan kebahagiaan yang tanpa henti.

Salah satu anak angkatnya yang bernama Andika terbiasa hidup dijalanan dan punya kebiasaan kurang baik. Pernah menampar Salsa (anak kandung Yuli), serta sifat kasar Andika yang bisa menular pada Salsa. Memang mendidik anak jalanan tantangannya besar. (hal 324) Bagaimana bisa akhirnya Andika menjadi anak yang penurut?.

Putrinya Salsa tertular jiwa kemanusiaan sang ibu. Setiap Salsa menginginkan adik bayi, selalu saja ada jalan, entah orang yang sengaja datang kerumahnya atau lewat Mak Atik.

Kisah nyata yang tertuang dalam buku ini, menjadi kisah yang sangat menarik untuk dibaca. Ditangan seorang penulis Hermawan Aksan, rasanya tidak ada kekurangan dalam penyajian buku ini, malah semakin membuatku terkagum akan cerita yang mewarnai didalamnya, hingga menitikkan airmata.

Cerita saat para bayi yang mempunyai karakter yang berbeda, bermain, makan bersama dalam satu rumah. Serunya perjalanan saat Yuli & Badawi membawa semua anggota keluarga dan anak angkatnya berlebaran ke Madiun, Jawa Timur.

Buku yang berkisah perjalanan hidup Yuli & Badawi sangat menginspirasi untuk dibaca. Ketulusan, keikhlasan, kesabaran serta menerapkan nilai-nilai agama sejak kecil. Keterbatasan finansial tak membuatnya berhenti menolong yang papa. Tiada yang diharapkan oleh Yuli & Badawi selain Ridha dari Allah Swt.


8 Desember 2014

Selasa, 02 Desember 2014

LIFE IS NEVER FLAT



    
       Judul Buku    :  Life Is Never Flat
        Penulis          :  Ahmad Rifa’i Rifa’an, dkk
        Penerbit        :  Marsua Media
        Terbit            :  Cetakan Pertama, November 2014
        Tebal Buku    :  100 halaman
        Harga            :  Rp. 25.000,-



    Alhamdulillah telah terbit buku ini antologi kedua bersama Ahmad Rifai Rifan dkk.  Berawal dari penulis yang terkenal A. Rifa’i Rif’an membuka kesempatan untuk “Kursus Menulis Buku dari Nol”. Masuknyapun diseleksi, kursus ini hingga 4 angkatan kalau tidak salah, karena pesertanya membludak

    Buku "Life Is Never Flat" merupakan tulisan alumni penulis angkatan pertama sebanyak 25 orang. Dari berbagai kalangan ada mahasiswa, ibu rumah tangga, guru, perawat, karyawan dan lain sebagainya.

    Dalam buku ini menegaskan bahwa setiap manusia yang hidup pasti memiliki masalahnya masing-masing. Dan ujian hidup menjadi penyedap rasa, akankah menjadi bangkit atau terpuruk. Karena hidup adalah sebuah perjuangan. Maka kesulitan dan masalah yang hadir, janganlah membuat kita semakin jauh dari Allah Swt.

    Berbagai kisah nyata dari penulis maupun cerita penuturan orang lain kepada penulis, cerita  yang menggugah jiwa.

    Seorang pemuda yang hidupnya semau gue, minum-minuman, nongkrong, jangankan sholat wajib, sholat jum'atpun sering ditinggalka.Hingga akhirnya hidayah datang pada pemuda ini.(Hal 67)

    Perjuangan seorang istri mempertahankan rumah tangganya, banyak ujian yang dilalui. Bagaimana mereka melalui semua itu. Buku ini menguatkan kita semua, bahwa masalah harus dihadapi.


    Bersama penulis:
    Ahmad Rifa’i Rif’an, Sarylit Grinelda Ginting, Afan Ramdani, Anisa Suhesti, Farida Darwis, Citra Rosiana Lutfi, Ahmad     Zailani, Irma Anggraini Aldi, Suhernah, R Mahendra Putra, Vicky Ahmad ‘Dul’Aziz, Ikhlas Bakri, Alif Jatmiko, Wiwiet     Soekandar, Effendi Saputra, Dedy Achmady, Marisna Anjani K, Silmy Kaffah R, Prasetyani Estuning Asri, Triana Desinta, Riana     Helmi, Isman Anshori, Istika Turmudzi, Dian Mayasari.

    Royaltie penulis disedekahkan 100%. Untuk order bisa sms ke 085648922360 (mbak Fiyah) atau wilayah DKI bisa ke 0878 81980098 (wiwit)

Jumat, 28 November 2014

GAGAHNYA GARUDA INDONESIA





 Siapa yang tak mengenal maskapai penerbangan yang satu ini?. Garuda Indonesia sebagai salah satu Maskapai Terbaik Indonesia  yang dapat dipilih karena memberikan pelayanan dan kepuasan  yang prima. 


Pengalamanku menggunakannya pertama kali saat Haji di Tahun 2008. Pertama kali terbang he.. he... hee masih katro. Biar nggak katro banget aku tanya ke teman yang pernah naik pesawat. Sayangnya tak ada selfiku dipesawat Garuda.
Dok Pribadi

Dengan pesawat boeing yang besar dan nyaman, perjalanan selama 9 jam dari Jakarta menuju Arab Saudi tak membosankan. Pelayanan dari kru serta pramugarinya patut diacungin jempol. Mereka sangat sabar dalam perjalanan melayani jamaah haji. Maskapai Garuda Indonesia tak diragukan lagi, sudah menjadi mitra terpercaya dalam membawa jamaah haji.


Terbayangkan oleh kita sebagian jamaah yang sudah sepuh (baca:tua), bagaimana mengunakan fasilitas yang tersedia. Mereka yang tidak tahu bagaimana memakai fasilitas untuk toilet di pesawat, membuat pramugari harus sabar melayani.

Makanan serta minuman yang disajikan kamipun sangat puas, karena tak ada yang namanya perut kelaparan. Sampai-sampai kamipun bingung, baru bangun tidur sudah ditawari kembali menu makannya he he he. Pilihan menunya juga beragam, bisa dipilih mana yang cocok dengan lidah kita.


Selain pengalaman pribadi, dari pimpinan tempat kubekerja juga tak bosannya melakukan perjalanan domestik maupun luar negri dengan Garuda Indonesia. Karena aku yang mendapat tugas untuk memesan tiket. Menurut beliau kursi yang tersedia lebih lega dan jarak kaki lebih leluasa. Selain itu bagasi yang gratis tanpa harus membayar kembali seperti yang dilakukan beberapa maskapai penerbangan lain. 


Karena seringnya beliau melakukan perjalanannya dengan Garuda Indonesia, maka kartu keanggotaan yang disebut GFF (Garuda Frequent Flyer) pun telah dimiliki. Fasilitas dengan menggunakan mileagenyapun dapat dinikmati dengan pengurusan yang sangat mudah. Keuntungannya yang didapat sangat banyak, diantaranya point yang telah dimiliki dapat ditukar dengan tiket pesawat. Mau upgrade tiketpun dapat menggunakan point mileage Gff. Tinggal telpon saja ke reservasi dan tak perlu lama menunggu. Mudah bukan?


Bagi pemburu traveling saat ini ada penawaran yang sangat menarik double mileage & diskon 25 % penukaran award ticket untuk semua rute ekonomi. Promonya tersedia dari tanggal 1 Nov sampai 15 Des 2014, masih ada kesempatan untuk kamu semua yang mau keliling dengan Garuda Indonesia. Dapatkan tiket murahnya, dapat juga kunjungi link Garuda Balikpapan 
  

Jelahi dunia dengan Garuda Indonesia, semakin bertambah point mileagemu, agar keuntungan semakin berlipat.


Tulisan ini disertakan dalam lomba blog Garuda Indonesia

Senin, 17 November 2014

BBM NAIK, KALEM AJA!!

Mbah google ... tarif bbm masih lama he he

Waauw status hari ini di facebook, bbm, maupun wa tentang bbm (bahan bakar minyak) subsidi yang naik dari Rp. 6.500,-/ltr menjadi Rp. 8.500,-/ltr. Macam-macam isinya ada yang menghujat, caci maki namun ada yang tetap kalem, adem.

Anakku yang ke sekolah naik motor otomatis minta kenaikan uang saku juga. “Harus lebih pagi bangun ya le, biar maknya bisa nebeng, jadi berhemat tidak naik angkot. He he he ...”
   
    Dan ternyata pagi setelah pengumuman kenaikan bbm, ongkos bis juga naik.  Bis jurusan Senen, yang biasa aku pakai sebagai transportasi ke tempat kerja langsung naik dari  Rp.3.500,- menjadi Rp. 4.500,-. Dan ditempel dengan tulisan besar dikaca dekat supir he he he. Kalau ada penumpang yang protes biar langsung ditunjukin sama kondekturnya. Wahai penumpang, nggak boleh protes!!!

    Mau nggak mau, suka nggak suka karena sudah jadi ketetapan pemerintahan presiden baru kita Bapak Jokowi. Kabarnya keputusan diambil sebagai pengalihan subsidi untuk hal yang produktif. Sebagai kompensasi untuk perlindungan sosial berupa paket Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Pintar. Semoga saja menjadi hal manfaat dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia.

    Pembaca yang budiman, disini saya tidak ada berpihak pada siapapun. Jujur saat pilprespun saya tidak memilih Jokowi. Tapi beliau terpilih menjadi Presiden, ya hanya berdoa siapapun Presidennya, semoga bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Bagi kami para wong cilik, kenaikan harga bbm ini pastilah sangat mencekik leher. Karena biasanya, dan dapat dipastikan akan diikuti dengan harga sembako serta kebutuhan lain yang melangit. Dari supir angkot, petani, nelayan dan lainnya terkena imbasnya.

    Teringat nasehat Aa Gym, nasi yang sudah jadi bubur, jadikan bubur ayam spesial tambah sambal, cakue, krupuk dan teman2nya. Berapapun kenaikan bbm, mintalah pada Allah yang mencukupi kebutuhan kita. Allah yang Maha kaya, cicak bahkan nyamukpun serta mahluk lainnya sudah dijamin rizki olehNya. Dia yang menyempitkan rizki serta melapangkannya.

    Diriwayatkan dari Anas rodiyallahu ‘anhu, dia berkata,”Berkata manusia kepada Nabi,”Wahai Rasullullaah harga-harga melambung mahal, maka tetapkan untuk kami harga-harga.”

Maka Rasulullaah saw bersabda,”Sesungguhnya Allah adalah Dzat yang menetapkan harga, yang menyempitkan dan melapangkan rizki, dan sesungguhnya aku sangat berharap untuk bertemu dengan Allah tanpa ada seorang pun yang menuntutku dikarenakan kezholimanku dalam masalah darah dan harta.” (HR.Abu Dawud)

    Jangan galau dan tak usah risau, naikkan juga kedekatan pada Allah. Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Keep Calm’ & Keep Tawakal.

Jakarta, 19 Nopember 2014
Salam Semut

Sabtu, 08 November 2014

Wisata Purwahamba Indah




Sudah direncanakan minggu ini mengunjungi kakak di Kota Bahari (Tegal-Jateng)  yang baru pulang haji. Hanya bersama si kecil, naik bis di  jum’at malam dan kembali ke Tangerang Minggu dengan tiket kereta api yang sudah kupesan via online.

Minta doa serta berkahnya  yang baru pulang haji, dan diberikan oleh-oleh adalah bonus dari silahturahmi, he he he. Sudah janjian dengan ponakan yang bawa krucilnya. Kota Tegal identik dengan pantainya, untuk menggembirakan para ponakan, kakak mengajak wisata ke Kolam renang “Purwahamba Indah” biasa disingkat Pur-In, karena letaknya tak jauh dari rumah kakak. Krucil ngajak ke pantai tapi panaaaasnya luar biasa ...(baru panas dunia ni...) jadilah ke Kolam Renang yang dekat pantai. Terletak di pinggir jalan raya menjadikan tempat ini ramai dikunjungi. Tepatnya di Jl.Raya Tegal –Pemalang km 14 Tegal. Tak jauh dari rumah kakak hanya sekitar 20 menit. Area yang sangat luas, semilir pantai, banyak pondok/saung  untuk istirahat, cocok dan puas untuk para pengunjung mengajak keluarga disini. 


Bayar tiket parkir @ Rp. 3000,- saat memasuki halaman area. Masuk ke lokasi, Patung Dinosaurus tinggi menjulang, menyambut kedatangan pengunjung. Dan saat memasuki lokasi kolam renang, tiket seharga @ Rp. 17.500,- untuk dapat berenang sepuasnya di tempat itu. Bonus 1 tiket 1 gelas teh sosro. Lumayan untuk suasana  siang itu sangat panas. He he he ... Sepertinya Teh botol sosro menjadi sponsornya (nggak iklan yaa),  karena sebelum memasuki kolam renang, patung teh botol besar terlihat didepan.





“Sugeng Rawuh” yang artinya” Selamat  Datang” dengan para patung para ponakawan (Semar, Bagong, Petruk, Gareng) membuat pengunjung bisa berfoto ria.

Banyak sekali kolam renang yang disediakan untuk pengunjung. Mulai dari anak-anak dengan kolam yang tidak begitu dalam, banyak permainan. Ada waterboom, juga ada gelas tumpah (maklum wong kampung he he he) kami menyebutnya. Yang sangat disukai pengunjung.


dokpri

 
Gelas tumpah haaaa (Dokpri)
Wahana Becak Air, kereta mini, komedi putar, melengkapi tempat ini tentu saja dengan tiket tersendiri. Fasilitas Ruang pertemuan, Cafe, Gazebo, Dermaga tersedia lengkap. Fasilitas umum mushola, toilet/wc, parkir yang luas membuat pengunjung puas. 
 
Mushola (Dokpri)
Wahana Kereta Api (dokpri) tiket bayar sendiri
Anak-anak kalau sudah nyemplung air ... paling susah diajak pulang. Walaupun sudah berwiru kulitnya. Kami dapat suprise kedatangan krucil yang tiba-tiba dari Jakarta menyusul di Pur-In. Tambah lamaa... nggak papa deh, yang penting happy.



Bayarnya murah kebayang nggak ada yang kayak gini di Pur In?
Sueeer ini murah banget, mau kolam renang yang model apa juga ada, buat bayi, anak-anak, sampai yang kedalaman sekian meter tersedia.


Para emak dan bapak, ngumpul di saung yang sudah disediakan, sambil ngrumpi plus makan perbekalan. Lhaa anaknya pada sehat, maknya tambah gembul (pumpung kumpul he he ... alasan yaa). Setelah puas dengan rayuan maut bude, akhirnya anak-anak mau untuk segera mandi. 
Ini tempat luas banget, mau bawa pasukan sekompi juga masih luas he he he
 
Saung dokpri
 
Banyak model saung (dokpri)
Ada krucil satu lihat bebek pengin naik, tapi sudah berjam-jam di kolam renang dan ada yang harus persiapan pulang. Walaupun dengan wajah cemberut akhirnya mau juga pulang.



Sabtu, 8 Nov 2014
(Wisatanya kapan, baru sempat nulis hiiii)

wiru (seni melipat kain/jarik ibu)